PENDAHULUAN
Penelitian adalah cara untuk menghasilkan
ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan adalah hal yang sangat penting bagi
keberlangsungan hidup manusia. Dalam proses penelitian variabel-variabel yang
berkaitan diukur menggunakan alat ukur tertentu yang biasa disebut sebagai
instrumen. Alat-alat ukur yang digunakan dalam penelitian tentunya haruslah
tepat dan sesuai dengan masalah yang diukur. Contohnya adalah alat ukur mistar
cocok digunakan untuk mengukur panjang dan tidak cocok mengukur berat (Sugiyono,
2011), hal ini sama seperti dalam proses penelitian dimana dibutuhkan alat ukur
yang sesuai dengan apa yang ingin diukur.
Berdasarkan pernyataan di atas kita ketahui bahwa alat ukur atau instrumen sangatlah penting dalam suatu proses penelitian. Oleh karena itu penting pula bagi kita untuk dapat menentukan serta mendesain alat ukur yang sesuai dengan apa yang ingin kita ukur. Menurut Purwanto (2011) suatu alat ukur harus memenuhi syarat sebagai alat ukur yang baik. Sehingga mendesain dan menentukan alat ukur untuk suatu penelitian itu tidaklah mudah, banyak hal yang harus diperhatikan dalam menentukan alat ukur yang digunakan, salah satunya adalah validitas dari alat ukur tersebut. Suatu alat ukur yang digunakan dalam penelitian dinyatakan valid apabila sudah melalui proses uji validitas terlebih dahulu. Oleh karena itu pada makalah ini penulis ingin menjelaskan dan membahas tentang apa yang dimaksud dengan uji validitas dan bagaimana cara melakukan uji validitas.
Makalah lengkapnya dapat teman-teman download lewat link dibawah ini
https://drive.google.com/file/d/12dnv_JF35HMo1QqZhnTsnFtNPtfRetFY/view?usp=sharing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar