NOTULA PERTEMUAN DUA BELAS
Matakuliah: PFISUM8105 – Statistik
Inferensial
Offering : B
Perkuliahan
Pertemuan ke-12
Tanggal: 17 September 2021 s/d 24 November 2021
TEMA/TOPIK: Ancova: prasyarat analisis, ancova satu jalur, ancova dua jalur, dan non-parametrik yang relevan
PEMAKALAH
|
No |
NIM |
Nama Mahasiswa |
Judul sub-Makalah |
|
1 |
210321868004 |
Imam
Al Anshori |
Ancova Satu Jalur |
|
2 |
210321868009 |
Miftahuljannah
Muslimin |
Ancova Dua Jalur |
KEHADIRAN
MAHASISWA
1. Jumlah seluruh mahasiswa peserta matakuliah : 16 mahasiswa
2. Jumlah mahasiswa yang hadir : 16 mahasiswa
3. Jumlah mahasiswa yang TIDAK hadir :
0
mahasiswa
|
No |
NIM |
Nama Mahasiswa TIDAK hadir |
Alasan TIDAK hadir |
|
1 |
…… |
…….. |
…… |
Catatan:
Mahasiswa dinyatakan TIDAK hadir
·
jika
ia seorang penyaji, maka ia TIDAK
melalukan 3 hal berikut: (1) membuat 1 submakalah, (2) melemparkan topik
diskusi, dan (3) menjawab semua pertanyaan yang berkait dengan submakalah, dan
atau menanggapi saran/pendapat bukan anggota
·
jika
ia bukan penyaji, maka ia TIDAK
melalukan 3 hal berikut: (1) mengajukan pertanyaan, (2) menanggapi
saran/pendapat mahasiswa lain, dan (3) mengumpulan tugas esei kecil
NOTULA DISKUSI
Sub Topik 1
Imam Al Anshori –
210321868004 - Penyaji
Topik Diskusi: Assalamualaikum wr
wb. Terimakasih sebelumnya, Pada diskusi kali ini saya sebagai
kelompok 2 diberikan kesempatan untuk menyajikan materi tentang uji
validitas. Materinya dapat teman-teman akses melalui
Sipejar. Berdasarkan materi tersebut mungkin teman-teman mempunyai
pertanyaan, saran atau kritik bisa langsung disampaikan pada diskusi ini.
Selain itu sebagai bahan diskusi disini saya punya pertanyaan yang bisa kita
bahas bersama yaitu. Apa tujuan dari uji validitas dan seberapa penting uji validitas
dilakukan? Instrumen yang seperti apa yang dikatakan valid? Silahkan bagi
teman-teman yang ingin berpendapat. Sekian terimakasih.
TANGGAPAN TOPIK DISKUSI
1.
Shinta Dewi Susanti – 210321868014 – Memberi
Pendapat
Uji Anacova adalah uji beda atau uji komparatif dengan
variabel dependen berskala data interval atau rasio, sedangkan variabel bebas
terdiri dari campuran antara data kategorik dan data numerik dalam ANACOVA
dilakukan pengaturan terhadap pengaruh peubah bebas lain yang tidak terkontrol.
ANACOVA digunakan jika peubah bebasnya mencakup variable kuantitatif dan
kualitatif.dengan tujuan untuk mengetahui atau untuk melihat pengaruh perlakuan
terhadap peubah respon dengan mengontrol peubah lain yang kuantitatif.
2. Imam Al Anshori –
210321868004 – Menanggapi Pendapat
Terimakasih atas tanggapan dari mbak Shinta. Saya sapendapat
dengan apa yang disampaikan dimana fungsi utama dari ancova
adalah mengontrol peubah lain yang kuantitatif.
3.
Brilliantama Akbar Taufiq – 210321868025 – Memberi Pendapat
Sebelumnya saya sampaikan terimakasih kepada Penyaji atas sharing
ilmunya dan teman-teman yang telah sharing pendapat di sini.
Mohon izin menanggapi pertanyaan diskusi yang diberikan oleh Penyaji.
Berdasarkan studi literatur, secara ringkas bisa disimpulkan, Analisis
kovarians (ANCOVA) adalah teknik statistik yang menggabungkan analisis regresi
dan analisis varian. Analisis Kovarians (ANCOVA), fungsinya sama dengan ANOVA,
hanya saja dalam ANCOVA ditambah pengendalian secara statistik terhadap
variabel numerik (Koyan, 2012). Variabel numerik dimasukkan sebagai kovariabel
dengan tujuan untuk menurunkan error varianss, dengan jalan menghilangkan
pengaruh variabel tersebut.
4.
Nurani Fitri – 210321868020 – Memberi
Pendapat
Terimakasih kepada penyaji yang telah membagikan materinya
Mohon izin menanggapi pertanyaan diskusi, berdasarkan materi yang telah
dibagikan Analisis kovarians (Anacova) adalah teknik statistik yang
menggabungkan analisis regresi dan analisis varian. Fungsinya hampir sama
dengan anava yaitu untuk mengetahui perbedaan antar kelompok dan juga untuk
mengetahui pengaruh faktor terhadap variabel dependen. Hanya saja dalam Anacova
ditambah pengendalian secara statistik terhadap variabel numerik atau variabel
kovariatnya. Dengan tujuan untuk menurunkan error varianss, dengan jalan
menghilangkan pengaruh variable tersebut, sehingga dapat meningkatkan presisi
rancangan penelitian
Sekian, mohon dikoreksi apabila ada kesalahan
5. Imam Al Anshori –
210321868004 – Menanggapi Pendapat
Saya apa yang disampaikan sudah benar dimana ancova adalah
gabungan dari anova dan regresi.
6.
Kurnia Islamiyah – 210321868013 – Memberi
Pendapat
Terima kasih Mas Imam atas materinya
Analisis kovarians (Anacova) adalah teknik statistik yang menggabungkan
analisis regresi dan analisis varian. Analisis Kovarians (Anakova), fungsinya
sama dengan Anava, hanya saja dalam Anacova ditambah pengendalian secara
statistik terhadap variabel numerik. Variabel numerik dimasukkan sebagai
kovariabel dengan tujuan untuk menurunkan error varianss, dengan jalan
menghilangkan pengaruh variable tersebut. Termasuk salah satu statistik yang
kuat. Berguna untuk penelitian eksperimen maupun non eksperimen.
7. Imam Al Anshori – 210321868004
– Menanggapi Pendapat
Terimakasi atas tanggapanya ancova dianggap sebagai analsisi
yang kuat karena variabel lain dikontrol secara statistik sehinggap pengaruh
variabel bebas terhadap variabel terikat lebih terukur secara statstik.
8.
Christina Martha – 210321868003 – Memberi
Pendapat
Terima
kasih untuk materi dari Saudara Imam
9. Imam Al Anshori –
210321868004 – Menanggapi Pendapat
Sama-sama
Mbak Chiritin
10. Revista
Rizky Rahmanniar – 210321868011 – Memberi Pendapat
Izin menanggapi pertanyaan dari
pemateri, menurut saya Uji Ancova adalah teknik analisis yang berguna
untuk meningkatkan presisi sebuah percobaan karena didalamnya dilakukan
pengaturan terhadap pengaruh peubah bebas lain yang tidak
terkontrol. ANCOVA digunakan jika peubah bebasnya mencakup variabel
kuantitatif dan kualitatif.
TANYA JAWAB
1.
Fauzia Dwi Sasmita – 210321868017 –
Mengajukan Pertanyaan
izin bertanya, di dalam makalah dinyatakan bahwa "...dalam
Anacova ditambah pengendalian secara statistik terhadap variabel
numerik..."
mohon dijelaskan mas terkait hal tsb.
dan juga saya izin bertanya, apakah penggunaan ancova ini sifatnya
wajib? maksudnya, apakah bisa saja kita hanya menggunakan anova saja? Terimakasih
2.
Brilliantama Akbar Taufiq – 210321868025 – Memberi Jawaban
Sebelumnya mohon izin untuk menanggapi dan membantu
menjawab pertanyaan dari Mbak Fauzia.
Kalo menurut pendapat saya berdasarkan studi literatur sebelum kita memutuskan
apakah menggunakan uji ancova atau uji anova perlu kita ketahui bersama
perbedaan antara Anova dan Ancova. Untuk perbedaan diantara keduanya dapat
diringkas sebagai berikut :
1. Anova merupakan suatu proses, sedangkan Ancova merupakan teknik yang
menghilangkan variabel luar sebelum melakukan penelitian.
2. Anova memusatkan pada perubahan skor sedangkan Ancova memusatkan
pada perbedaan efek perlakuan.
3. Pada Anava kondisi awal antara kelompok kontrol dan eksperimen
signifikan sedangkan pada Ancova kondisi awal antara kelompok kontrol dan
eksperimen setara.
4. Penggunaan Anava pada model linear dan non-linear sedangkan pada
Ancova hanya model linear yang dapat digunakan.
Sehingga jika dipertanyakan mengenai kapan uji Anova dan Ancova
digunakan maka harus sesuai berdasarkan perbedaan-perbedaan yang telah
disebutkan di atas.
Mohon dikoreksi apabila masih terdapat kesalahan. Semoga membantu.
Terimakasih.
3.
Magfira
Cindy – 210321868012 – Memberikan Jawaban
Izin menanggapi pertanyaan mbak fau. ANOVA dan ANCOVA digunakan sesuai
dengan kebutuhan peneliti. Adapun kondisi ketika ANOVA lebih tepat
digunakan adalah jika:
a. Perbedaan kondisi awal (pretest) antara keompok eksperimen dan kontrol
adalah signifikan
b.
Desain eksperimen memiliki
lebih dari satu kali pretest.
c. Tidak melakukan uji liniearitas, karena ANOVA berlaku pada model yang
linier maupun nonlinier.
Sedangkan kondisi ketika ANCOVA lebih tepat digunakan adalah jika:
a. Menggunakan desain random dengan asumsi tidak ada perbedaan yang
signifikan antara hasil pretest dalam kelompok eksperimen dan kontrol.
b.
Kondisi awal antara
kelompok kontrol dan eksperimen adalah setara.
c. Banyak subjek yang dapat mencapai skor maksimal sehingga varians skor
mengalami penurunan.
4.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Terimakasih sebelumnya saya ucapkan kepada mas Brilian dan
mbak Cindy atas tanggapanya terkait perbedaan antara anova dan ancova. Disini
saya lanjut menanggapi pertanyaan mbak Fauzia. Variabel numerik yang dimaksud
dalam makalah adalah kovarian. Dimana kovarian ini dikontrol secara statistik
karena kita tidak bisa mengontrolnya secara langsung dalam proses penelitian.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kesalahan dari kesimpulan penelitian
yang nantinya didapatkan terkait pengaruh variabel pengaruh yang diinginkan.
5.
Anindyta Nur Rizkyana Safitri – 210321868026 –
Mengajukan Pertanyaan
mohon izin bertanya
apa saja keunggulan ANCOVA dalam analisis data penelitian? dan bisa
berikan contoh pengunaan uji ANCOVA dalam penelitian pendidikan fisika.
Terimakasih
6.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Keunggulan-keunggulan Ancova dalam analisis data penelitian antara lain;
1). Dapat meningkatkan presisi rancangan penelitian terutama apabila peneliti
masih ragu pada pengelompokan-pengelompokan subyek perlakuan yang diterapkan
dalam penelitian, 2). Dapat digunakan untuk mengendalikan kondisi-kondisi awal
dari variabel terikat. 3). Dapat digunakan untuk mereduksi variabel-variabel
luar yang tidak diinginkan dalam penelitian.
Contoh EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL
BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas, variabel terikat,
dan variabel kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model
pembelajaran Mind mapping dan model ekspositori, variabel terikatnya adalah
hasil belajar IPA, dan variabel kontrolnya adalah motivasi belajar siswa.
7.
Neng
Dyah Surya Pratama – 210321868002 - Mengajukan Pertanyaan
sebelumnya terimakasih kepada penyaji atas
sajiannya.
saya izin bertanya. dimakalah dijelaskan terdapat 3 variabel yang akan
digunakan dalam ANCOVA. minta tolong untuk diberikan contoh judul dan tunjuukan
varibel termasuk jenis yang mana?
terimakasih
8.
Brilliantama Akbar Taufiq – 210321868025 – Memberi Jawaban
Sebelumnya mohon izin untuk menanggapi dan membantu menjawab pertanyaan
dari Mbak Neng Dyah.
Ancova dapat digunakan untuk pengendalian pada kondisi awal variabel
terikat atau kriterium. Pengendalian pada kondisi awal variabel kriterium (Y)
adalah suatu pengendalian yang dikenakan pada skor-skor awal yang dimiliki
variabel kriterium sebelum terpengaruh oleh perlakuan atau eksperimen yang akan
dilakukan pada subjek penelitian.
Contoh:
Seorang peneliti ingin menguji
pengaruh metode pengajaran terhadap kemampuan fisika pada mahasiswa sebelum
metode pengajaran diterapkan. Pada mahasiswa tersebut diukur kemampuan
fisikanya terlebih dahulu. Skor kemampuan fisika yang diukur saat sebelum
metode pengajaran diterapkan disebut Kovariabel (X), sedangkan skor kemampuan
fisika yang diukur setelah metode pengajaran diterapkan disebut Kriterium (Y).
Metode pengajaran yang diteliti disebut Faktor.
Dalam penelitian ini, peneliti akan menguji dua metode pengajaran bahasa, yaitu
metode inkuiri (sebagai faktor A) dan metode konvensional (sebagai faktor B).
Peneliti mengharapkan bahwa perbedaan yang terjadi dalam kemampuan fisika pada
mahasiswa tersebut merupakan perbedaan yang disebabkan oleh metode pengajaran,
bukan karena kemampuan awal pada masa sebelumnya. Sehingga digunakan teknik
Ancova.
Mohon dikoreksi apabila masih terdapat kesalahan. Semoga membantu.
Terimakasih.
9.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Terimakasih
atas tanggapan dari mas Brilian saya rasa penejelsannya sudah cukup jelas.
10.
Rizqiatul Hasanah – 210321868031 – Memberikan
Jawaban
Terima kasih kepada penyaji atas materinya,
"... Peneliti mengharapkan bahwa perbedaan yang terjadi dalam
kemampuan fisika pada mahasiswa tersebut merupakan perbedaan yang disebabkan
oleh metode pengajaran, bukan karena kemampuan awal pada masa sebelumnya.
Sehingga digunakan teknik Ancova...".
Dengan contoh dari mas Brill tersebut, saya menjadi semakin paham
terhadap penjelasan bahwa di dalam ANCOVA, variabel kontrol dihilangkan
pengaruhnya terhadap variabel dependen, sehingga yang mempengaruhi variabel
dependen hanya variabel independen dalam penelitian tersebut
11.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Saya sependapat dengan mbak Rizqiatul bahwa dengan
menggunakan Ancova kita dapat mengurangi pengaruh variabel lain yang dirasa
menggagung.
12.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Menambhakan jawaban dari teman-teman tersebut contoh penelitian dan
variabel-varibel tersebut dapat teman-teman temukan pada artikel yang
disampaikan pada makalah. misalnya
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas, variabel terikat,
dan variabel kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model
pembelajaran Mind mapping dan model ekspositori, variabel terikatnya adalah
hasil belajar IPA, dan variabel kontrolnya adalah motivasi belajar siswa.
13.
Brilliantama Akbar Taufiq – 210321868025 – Mengajukan Pertanyaan
Mohon izin untuk bertanya, pada analisis Ancova, terdapat suatu variabel
luar yang memengaruhi variabel terikat kemudian dihilangkan. Apakah
memungkinkan jika suatu variabel terikat dipengaruhi tidak hanya satu variabel
luar dan apakah semua variabel luar harus dimasukkan dalam analisis? Bagaimana
cara kita menentukan ada atau tidaknya pengaruh suatu variabel luar terhadap
variabel terikat?
Mohon penjelasannya. Terimakasih.
14.
Rizqiatul Hasanah – 210321868031 – Memberikan
Jawaban
Dengan diskusi ini, saya menjadi tertarik dengan pembahasan ANCOVA,
membicarakan tentang pengendalian terhadap suatu variabel agar pengaruhnya
terhadap variabel terikat hilang, dan dengan pertanyaan-pertanyaan mas Bril,
saya teringat pada pembahasan asumsi.
Beberapa variabel-variabel yang sebenarnya ada pengaruhnya terkadang
memang diasumsikan tidak ada atau diabaikan. Tapi untuk ANCOVA ini, variabel
tersebut tidak sekedar diabaikan tetapi juga dikontrol/dikendalikan secara
numerik agar tidak menjadi variabel bebas yang juga mempengaruhi variabel
terikat.
Apakah bisa dikatakan seperti itu? Mohon arahannya teman-teman
15.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Menanggapi pertanyaan dari mas Brilian dan tanggapan dari mbak Rizqiatul
terkait variabel bebas yang dikontrol dalam analisis kovarian.
Apa yang disampaikan oleh mbak Rizqiatul adalah benar bahwa pada anova
variabel-variabel yang tersebut tidak hanya diasumsikan konstan namun di
kontrol secara statistik. Oleh karena itu variabel-variabel tersebut yang pada
awalnya diduga memiliki pengaruh terhadap variabel terikat harus melalui
analisis Prasyarat dengan menggunakan uji regresi. Selanjutnya terkait
jumlahnya memang benar itu dapat lebih dari satu yaitu dengan Analisis Kovarians
Satu Jalur (dua atau lebih kovariabel)
16. Hidayatullah Hana Putra – 210321868030 – Memberi Pertanyaan
Salam Mas Imam,,,
mohon ijin bertanya, bagaiman penentuan dasar pengambilan kesimpulan
dalam uji ANCOVA?
mungkin bisa diberikan contoh dalam pengaplikasiannya.
terimakasih
17.
Imam Al Anshori - 210321868004 – Memberi
Jawaban
Karena ANCOVA merupakan analisis varian maka dapat
menggunakan nilai F tabel dan nilai signifikan 0.05 (tergantung peneliti)
Contoh kriteria pengujian: Jika Fhitung > Ftabel, Maka Ho ditolak dan Jika
Fhitung < Ftabel, Maka Ho diterima Atau Jika angka Sig.>0.05 maka H0
diterima, dan Jika angka Sig.< 0.05 maka H0 ditolak.
Nilai Fhitung dapat ditentukan dengan perhitungan manual atau SPSS
seperti pada tabel diatas. Sedangkan Ftabel dapat dilihat pada tabel F. Selain
itu dengan melihat nila signifikansi kita juga dapat mengambil kesimpulan misal
sig untuk variabel X1 adalah 0.047 lebih kecil dari 0.05 maka H0 ditolak. Atau
terdapat pengaruh variabel X1 terhadap variabel terikat
Sub Topik 2
Miftahuljannah
Muslimin - 210321868009
Topik Diskusi: Bagaimana pemahaman
teman-teman tentang perbedaan uji ANCOVA satu jalur dan ANCOVA Dua Jalur?? Apakah teman-teman sudah
bisa membedakan antara uji ANOVA dan ANCOVA? Bagaimana perbedaannya?
TANGGAPAN TOPIK DISKUSI
1. Anindyta Nur Rizkyana
Safitri – 210321868026
– Memberi Pendapat
Uji Anova juga adalah bentuk uji
hipotesis statistik dimana kita mengambil kesimpulan berdasarkan data atau
kelompok statistik inferentif. hipotesis nol dari uji Anova adalah bahwa data
adalah simpel random
dari populasi yang sama sehingga memiliki ekspektasi mean dan varians yang
sama.
Uji Ancova adalah teknik statistik
untuk menguji perbedaan rata-rata skor variabel dependen antara dua kelompok
atau lebih dengan mengontrol satu atau lebih variabel lain yang datanya
berwujud skor.
2. Brilliantama Akbar Taufiq – 210321868025 – Memberi Pendapat
Berdasarkan
studi literatur, untuk perbedaan antara Anova dan Ancova dapat diringkas
sebagai berikut :
1.
Anova merupakan suatu proses, sedangkan Ancova merupakan teknik yang
menghilangkan variabel luar sebelum melakukan penelitian.
2. Anova
memusatkan pada perubahan skor sedangkan Ancova memusatkan pada perbedaan efek
perlakuan.
3.
Pada Anava kondisi awal antara kelompok kontrol dan eksperimen signifikan
sedangkan pada Ancova kondisi awal antara kelompok kontrol dan eksperimen
setara.
4.
Penggunaan Anava pada model linear dan non-linear sedangkan pada Ancova hanya
model linear yang dapat digunakan.
Sehingga
jika dipertanyakan mengenai kapan uji Anova dan Ancova digunakan maka harus
sesuai berdasarkan perbedaan-perbedaan yang telah disebutkan di atas.
3. Nurani Fitri – 210321868020 – Memberi Pendapat
Uji ancova adalah teknik statistik
yang menggabungkan analisis regresi dan analisis varian. Tujuannya untuk
mengetahui perbedaan antar kelompok dan mengetahui pengaruh variabel independen
terhadap variabel dependen. Untuk ancova satu jalur variabel independen
faktornya hanya satu, sedangkan ancova dua jalur faktornya ada 2. jadi kita
juga bisa mengetahui interaksi antara kedua variabel faktor tersebut
Uji Ancova satu jalur dan dua jalur
ini perbedaannya sama dengan anova yaitu terletak pada jumlah variabel
independen kualitatif atau faktor nya. Jika ancova satu jalur faktornya hanya
1, pada ancova dua jalur faktornya lebih dari 1
Contoh ancova satu jalur :
variabel independen : model
pembelajaran
variabel kovariat : pretes
variabel dependen : post tes
Sedangkan anava dua jalur
variabel independen : model
pembelajaran dan asal sekolah
variabel kovariat : pre tes
variabel dependen : post tes
4. M. Ali Alfian – 210321868014 – Memberi Pendapat
ANCOVA adalah perpanjangan dari
ANOVA yang biasanya menyediakan cara untuk mengendalikan secara statistik efek
dari variabel kontinu atau variabel skala yang di khawatirkan tetapi itu bukan
titik fokus atau variabel independen dalam penelitian
5. Kurnia Islamiyah – 210321868013 – Memberi Pendapat
Ancova adalah gabungan dari anova
dam regresi, sebab ancova digunakan jika ada variabel pengganggu yang harus
dikontrol secara statistik.
6. Revista
Rizky Rahmanniar – 210321868011 – Memberi Pendapat
Izin menanggapi pertanyaan dari
penyaji, menurut saya Uji ANCOVA adalah teknik analisis yang berguna
untuk meningkatkan presisi sebuah percobaan karena didalamnya dilakukan
pengaturan terhadap pengaruh peubah bebas lain yang tidak
terkontrol. ANCOVA digunakan jika peubah bebasnya mencakup variabel
kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan Uji Anova berfungsi untuk
membandingkan rata-rata populasi untuk mengetahui perbedaan signifikan dari dua
atau lebih kelompok data.
TANYA JAWAB
1. Neng Dyah Surya Pratama – 210321868002 – Mengajukan Pertanyaan
Disebutkan dimakalah
"......ancova adalah perpanjangan dari anova yang biasanya
menyediakan cara untuk mengendalikan secara statistik efek dari variabel
kontinu atau variabel skala....."
Apa itu variabel kontinu, apoa
bedanya dengan 3 variabel yang telah disebutkan?
2. Miftahuljannah Muslimin - 2103218680 – Menanggapi Pertanyaan
Variabel data kontinu itu
adalah variabel yang datanya bisa dioperasikan secara matematis atau
data bentuk kuantitatif. Data kuantitatif disebut covariate. Contohnya
dalam makalah yaitu nilai pretest.
3. Selvina Visbad Saiya – 200321859517 – Mengajukan Pertanyaan
Kondisi awal antara kelompok
kontrol dan eksperimen dikatakan setara. Apakah ini maksudnya setelah dikendalikan
(seperti skor pretest) atau memang dari awal sama?
4. Miftahuljannah Muslimin - 2103218680 – Menanggapi Pertanyaan
Kondisi awal antara kelompok
kontrol dan eksperimen dikatakan setara aaartinya varians kedua kelompok harus
homogen
5. Hidayatullah Hana Putra – 210321868030 - Mengajukan Pertanyaan
Didalam makalah dikatakan bahwa
ANCOVA adalah perpanjangan dari ANOVA yang biasanya menyediakan cara untuk
mengendalikan secara statistik efek dari variabel kontinu atau variabel skala
yang di khawatirkan tetapi itu bukan titik fokus atau variabel independen dalam
penelitian (Leech, 2005).
Mungkin bisa dijelaskan terkait
pernyataan ini, dan diberikan contoh mengenai titik vokus pada penggunaan
ANCOVA dalam penelitian?
6. Miftahuljannah Muslimin - 2103218680 – Menanggapi Pertanyaan
Untuk penjelasan pernyataan
tersebut bisa dilihat dalam contoh kasus. Dimana variabel dependenya yaitu
hasil belajar sedangkan kovariatnnya adalah pretest. jadi artinya kovariat ini
yang mengendalikan posttest (hasil belajar) namun bukan menjadi variabel titik
fokus kita dalam penelitian
7. M. Ali Alfian – 210321868014 - Mengajukan Pertanyaan
Pretest dan posttest yang digunkana
apakah instrumennya harus sama atau kita boleh bedakan misal pretest dengan
uraian dan posttest dengan pilihan ganda atau sebaliknya?
8. Miftahuljannah Muslimin - 2103218680 – Menanggapi Pertanyaan
Untuk contoh artikel dalam makalah,
pretest dan posttest yang digunakan adalah instrumen tes yang berbentuk pilihan
ganda dengan jumlah pertanyaan sama yaitu 20 tapi isi pertanyaannya berbeda.
Untuk jenis instrumen yang berbeda antara pretest and posttest saya masih belum
menemukannya.
Notula ini benar-benar dibuat oleh seluruh anggota tim penyaji, dan di
upload di sipejar pada tgl 24 November 2021